Minggu, 16 Februari 2014

Mengatasi jerawat dengan buah asam jawa




Hayoo… ngapain masuk ke blog ini ?
 
jerawatan yah ?

Heheheheheh

It’s okay,

Jerawat adalah gangguan kulit yang paling banyak di jumpai di kalangan remaja hingga dewasa. Walaupun kecil, tapi tak jarang hal ini sangat mengganggu penampilan.

Penyebabnya macam-macam,,, diantaranya kebiasaan garuk-garuk kulit wajah dengan kuku atau benda lain yang kotor, banyaknya mengkonsumsi makanan yang menyebabkan kulit memproduksi sebum lebih banyak, factor stress, perubahan hormone, dan adanya aktifitas bakteri.

Nah,, buat kamu yang ingin mencoba pengobatan herbal, masukan saya yang satu ini mungkin bisa kamu coba di rumah.



Tahun lalu saya melakukan sebuah penelitian mengenai pengobatan pada jerawat dengan menggunakan buah asam jawa sebagai sampelnya. Selain untuk memenuhi persyaratan dalam mengikuti ujian akhir, penelitian ini juga niatnya untuk membantu teman-teman yang saat itu banyak mengeluh dengan jerawat-jerawatnya.

Beberapa referensi yang saya temukan menunjukkan bahwa bahan alam ternyata masih menjadi pilihan beberapa orang untuk mengatasi jerawatnya. Dan salah satu yang cukup banyak digunakan masyarakat di berbagai daerah adalah buah asam jawa.

Yak…… buah yang satu ini menarik perhatian saya untuk di jadikan sebagai sampel dalam penelitian saya. Kenapa ? karena ia mudah ditemukan dan juga harganya yang sangat terjangkau.

Yah… berhubung teman-teman yang mengalami masalah jerawat ini rata-rata adalah anak kost-an, maka saya merasa buah ini adalah salah satu alternative yang cocok.

Beberapa orang di beberapa daerah menggunakan buah asam jawa yang muda dan beberapa lainnya menggunakan buah asam jawa yang  tua. Jadi saya memilih untuk membandingkan daya hambat dari sari buah asam jawa yang muda dan sari buah asam jawa yang tua ini untuk melihat tingkat keampuhuhannya berdasarkan tingkat kematangan buah dalam menghambat pertumbuhan bakteri  jerawat.

Setelah melakukan penelitian di laboratorium mikrobiologi kampus, hasil yang saya peroleh ternyata sangat memuaskan. Buah asam jawa ini memiliki daya hambat yang besar dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Dan yang menjadi kunci keampuhannya ternyata bukanlah kadar kematangan buah, melainkan tingkat  konsentrasi yang dibuat. Semakin tinggi konstentrasi dari sari sari buah asam maka akan semakin besar pula daya hambat yang dapat dihasilkan.

Penasaran dengan cara penggunaannya ???

Yuk mariii…..tak ajarin… heheh

Cara penggunaan buah yang satu ini sangatlah rumit, untuk memprosesnya saja membutuhkan waktu sekitar 2-3 hari dan penggunaannya dilakukan sekitar  3,5 jam. Yah.. memang sangat merepotkan. Caranya  yaitu : Bersihkan buah asam yang akan di gunakan, tambahkan sedikit air (air bersih), remas dengan menggunakan tangan yang bersih atau gunakanlah handschoon agar lebih yakin. Remas  hingga terpisah biji ny.  Buang bijinya dan taraaaaaaaa…….jadilah sari buah asam jawa. Langsung sja tempelkan ke daerah yang berjerawat selama ± 15 menit.

Bagaimana ??? repot banget kan ?? heheh

Tingkat kekentalannya juga bisa di atur sendiri kok, kalo pengen yang agak kental yah asamnya dibanyakin trus airnya dikurangin atau pun sebaliknya.

Hal ini juga telah di praktekkan oleh salah satu teman saya. Dia mengambil sisa sampel yag saya gunakan dalam penelitian, kemudian di tempelkan pada wajahnya sebelum tidur. Sayangnya waktu itu dia lupa untuk bangun membersihkannya, pas bangun keesokan harinya, eehh…jerawatnya yang kemaren segede biji jagung udah kempes. Ahahah. Dia girang banget..

Oh yaa,,

Tenang aja, sari buah ini tidak akan perih di wajah layaknya bawang putih ataupun lemon (menurut teman saya yang tak sengaja ketiduran itu).  Tapi kalau kamu memiliki tipe kulit sensitive, sebaiknya coba dulu dengan konsentrasi rendah untuk tahu perih atau tidak di kulit mu.

Nah.. kalau jerawatnya udah ilang ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan :
1.    Bekas jerawat sebaiknya dihilangkan dengan menggunakan madu , karena madu sudah  dipercaya sejak zaman dahulu berkat  antioksidant nya yang baik bagi kulit.
2.   Jagalah kebersihan wajah. Cuci muka dengan rutin.
3.   Jangan menggunakan kosmetik yang terlalu tebal.
4.   Wajah yang berminyak cukup menggunakan bedak tabur karena dapat mengimbangi minyak yang di keluarkan kulit. Bedak padat hanya akan memperparah kulit berminyakmu karena bedak padat  pada umumnya menggunakan basis dari bahan berlemak.
5.   Jangan mudah tergoda dengan iklan krim ini dan itu. Pakailah product yang berbahan ringan yang cocok dengan kulitmu, karena kulit kita berbeda-beda, maka responnya pun akan berbeda-beda terhadap suatu product.
6.   Jerawat yang lagi matang (merah dan besar) jangan dipencet. Karena Pencetan yang kamu lakukan memang mengeluarkan isinya tapi itu akan merusak jaringan kulitmu. Akhirnya, jerawatnya memang bakalan ilang tapi kamu juga bakalan dapat lubang bekas pencetan jerawat alias bopeng. Mau ???


Tahu nggak, kenapa buah asam ini bisa menghambat pertumbuhan bakteri  penyebab jerawat ???

Yah karena mengandung banyak sekali senyawa asam. Sehingga otomatis juga memiliki pH yang asam. Sedangkan salah satu factor yag mempengaruhi pertumbuhan dari bakteri adalah kadar keasaman alias pH. pH >7 (basa) akan menyebabkan bakteri lebih mudah berkembang, sedangkan ph <7 (asam) akan menyebabkan bakteri jadi sulit berkembang.

Kenapa sulit berkembang ???

Ah…cari sendiri doonk…pegel nih ngetiknya…

Hehehe

Oh yaa,,,,    Nih ada salah satu foto hasil penelitian ku…biar kamu lebih yakin.

Oke yah..sampe sini dulu hari ini.


Semoga bermanfaat ^^v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar